Pengujian Respon Pengguna

Logo Gambar

Dalam penelitian kuantitatif, peneliti akan menggunakan instrumen untuk mengumpulkan data sedangkan dalam penelitian kualitatif-naturalistik peneliti akan lebih banyak menjadi instrumen karena dalam penelitian kualitatif peneliti merupakan key instruments. Instrumen penelitian digunakan untuk mengukur nilai variabel yang diteliti. Jumlah instrumen yang akan digunakan untuk penelitian akan tergantung pada jumlah variabel yang diteliti.
Uji coba model
Uji coba model atau produk bertujuan untuk mengetahui apakah produk yang dibuat layak digunakan atau tidak. Uji coba model atau produk juga melihat sejauh mana produk yang dibuat dapat mencapai sasaran dan tujuan. Model atau produk yang baik memenuhi 2 kriteria yaitu : 
(1) Kriteria efektivitas dan efisien dan 
(2) Kriteria penampilan (presentation criteria).

Macam-Macam Skala Pengukuran
Skala pengukuran merupakan kesepakatan yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan panjang pendeknya interval yang ada dalam alat ukur sehingga alat ukur tersebut bila digunakan dalam pengukuran akan menghasilkan data kuantitatif.  Sebagai contoh timbangan emas sebagai instrumen untuk mengukur berat emas dibuat dengan skala mg dan akan menghasilkan data kuantitatif berat emas dalam satuan mg bila digunakan untuk mengukur.  Skala pengukuran dapat berupa : skala nominal, skala ordinal, skala interval dan skala rasio dari skala pengukuran itu akan diperoleh data nominal, ordinal, interval dan rasio.

Skala sikap yang biasa digunakan untuk penelitian administrasi, pendidikan dan sosial antara lain :
1. Skala Likert
2. Skala Guttman
3. Rating Scale
4. Semantic Diferential

Skala Likert
Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Dalam penelitian, fenomena sosial ini telah ditetapkan secara spesifik oleh peneliti yang selanjutnya disebut sebagai variabel penelitian

Skala Guttman
Skala pengukuran tipe ini akan didapat jawaban yang tegas yaitu ya-tidak, benar-salah dll. Penelitian yang menggunakan skala ini dilakukan bila ingin mendapatkan jawaban yang tegas terhadap suatu permasalahan yang ditanyakan.

Semantic Diferensial
Dikembangkan oleh Osgood. Skala ini juga digunakan untuk mengukur sikap hanya bentuknya tidak dalam bentuk pilihan ganda maupun checklist tetapi tersusun dalam satu garis kontinu yang jawabanya sangat positif terletak di bagian kanan garis dan jawaban yang sangat negatif terletak di bagian kiri garis atau sebaliknya. Data yang diperoleh adalah data interval dan biasanya skala ini digunakan untuk 
Responden yang memberi angka 5 berarti persepsi responden terhadap pemimpin itu sangat positif sedangkan bila memberi angka 3 berarti netral dan bila memberi angka 1 berarti persepsinya sangat negatif.

Rating Scale
Rating-scale data mentah yang diperoleh berupa angka kemudian ditafsirkan dalam pengertian kualitatif. Responden menjawab salah satu jawaban kuantitatif yang disediakan sehingga dapat mengukur persepsi responden terhadap fenomena lainnya seperti skala untuk mengukur status sosial ekonomi, kelembagaan, pengetahuan dll.

Seberapa baik sistem yang sudah dibangun ?
Dua Aspek yang dipertimbangkan: 
- Apakah implementasi sudah sesuai dengan spesifikasi ? 
- Apakah spesifikasi sesuai dengan kebutuhan user ? 
Validasi 
- “Apakah sistem yang dikembangkan sudah benar?” 
- Pengujian dimana sistem ketika diimplementasikan sesuai dengan yang diharapkan 
Verifikasi 
- “Apakah sistem dikembangkan dengan cara yang benar ?” 
- Pengujian apakah sistem sudah sesuai dengan spesifikasi

Proses Pengujian I
1. Pengujian Unit 
- Komponen-komponen diuji secara individual 
- Pengujian terhadap kode program dan algoritma 
2. Pengujian Modul 
- Pengujian himpunan komponen-komponen yang saling berkaitan atau bergantungan 
3. Pengujian Sub-Sistem 
- Pengujian modul yang diintegrasikan kedalam satu sub-sistem. 
- Fokus ada pada pengujian antar-muka
4. Pengujian Sistem 
- Pengujian sistem secara keseluruhan 
- Pengujian terhadap adanya “pemborosan data”

Proses Pengujian II
1. Pengujian Penerimaan Pengguna 
- Pengujian Penerimaan Pengguna terhadap PL tersebut 
- Validasi terhadap Kebutuhan Pengguna 

Pengujian Sistem 
1. Pengujian Volume 
- Bagaimana sistem dapat terus beroperasi dalam volume pelayanan yang besar 
2. Pengujian Recovery 
- Bagaimana sistem dapat merekover dirinya thd suatu kesalahan 
3. Pengujian Keamanan 
- Bagaimana sistem dapat mempertahankan dirinya agar tidak masuk ke dalam “state of insecure” 
4. Pengujian Stress 
- Bagaimana sistem dapat bertahan beroperasi dalam tekanan “waktu” dan banyak “pelayanan” 
5. Pengujian Performa 
- Bagaimana performa sistem dalam melaksanakan pekerjaannya 

Pengujian Volume
Menemukan kelemahan sistem selama melakukan pemrosesan data dalam jumlah yang besar dalam periode waktu yang singkat. Tujuannya adalah meyakinkan bahwa sistem tetap melakukan pemrosesan data antara batasan fisik dan batasan logik. 
Contoh: Mengujikan proses antar server dan antar partisi hardisik pd satu server.

Performance Testing
- Dilakukan secara paralel dengan Volume dan Stress testing untuk mengetahui unjuk kerja sistem (waktu respon, throughput rate) pada beberapa kondisi proses dan konfigurasi. 
- Dilakukan pada semua konfigurasi sistem perangkat keras dan lunak. Mis.: pd aplikasi Client-Server diujikan pd kondisi korporate ataupun lingkungan sendiri (LAN vs. WAN, Laptop vs. Desktop) 
- Menguji sistem dengan hubungannya sistem ke lain pada server yg sama. 
- Load Balancing 
- Monitor Network Monitor 

Recovery Testing
Investigasi dampak kehilangan data melalui proses recovery ketika terjadi kegagalan proses.  Penting dilakukan karena data yg disimpan di server dapat dikonfigurasi dengan berbagai cara.  Kehilangan Data terjadi akibat kegagalan sistem, hardisk rusak, peghapusan yg tidak sengaja, kecelakaan, virus dan pencuri. 

Security Testing
- Privilege access terhadap database diujikan pada beberapa user yang tidak memiliki privilege access ke database. 
- Shutdown database engine melalui operating system (dengan beberapa perintah OS) yg dapat mematikan aplikasi database. 
- Buffer-Overflow - Menangani parameter input yang melebihi batas buffer 
- Penetration-test: password crack, brute-force attack, etc 

G1

G2

G3

1. Overall reaction to the Software
- Terrible / Wonderful
- Dicult / Easy
- Frustrating / Satisfying
- Dull / Stimulating
- Rigid / Flexible
2. Screen
- Reading characters on the screen { Hard / Easy
- Organization of information { Confusing / Very Clear }
- Sequence of screens { Confusing / Very Clear}
3. Terminology and system information
- Use of terms throughout system { Inconsistent / Consistent }
- Terminology is intuitive { Never / Always }
- Position of messages on screen { Inconsistent / Consistent }
- Prompts for input { Confusing / Clear }
- Error messages { Unhelpful / Helpful }
4. Learning
- Learning to operate the system { Difficult / Easy }
- Performing tasks is straightforward { Never / Always }

Pengujian respon pengguna sistem informasi penjualan berbasis desktop pada Toko Mainan Anak Dana Sentosa didapat hasil sebagai beikut :

Jumlah responden : 25 Orang

Hasil dan Pembahasan :

Nilai pengujian didasarkan pada keterangan berikut :

Keterangan

Responden Ke 1
Nama : Randika Eky Ariyanto
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Banyu Urip Wetan
Keterangan : Teman

1

Responden Ke 2
Nama : Vio Bimo Ardiyanto
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Banyu Urip Wetan
Keterangan : Teman

2

Responden Ke 3
Nama : Doni Cahyo R
Pekerjaan :  Tukang AC
Alamat : Simo Gunung
Keterangan : Teman

3

Responden Ke 4
Nama : Mahardika Sutejo
Pekerjaan :  Penjaga Warung
Alamat : Jl Giriraya
Keterangan : Teman

4

Responden Ke 5
Nama : Romah Donny M
Pekerjaan :  Penjaga Warung
Alamat : Jl Giriraya
Keterangan : Teman

5

Hasil lengkap/file respon pengguna tentang pengujian sistem atau software dapat diunduh DISINI

Bedasarkan hasil respon dari 25 responden, didapat kesimpulan sebagai berikut :

Kesimpulan

Data tersebut menunjukan bahwa pengujian sistem informasi penjualan berbasis desktop pada Toko Mainan Anak Dana Sentosa dapat dikatakan berhasil dengan memberikan dampak atau sisi positif bagi penguji atau penggunannya. Hal tersebut dapat dilihat dari kesimpulan nilai SS (Sangat Setuju) yang mendapat nilai tertinggi, disusul S (Setuju) dan C (Cukup). Meskipun tidak banyak, namun jumlah dari nilai KS (Kurang Setuju) dan STS (Sangat Tidak Setuju) dapat menjadi bahan atau nilai balik untuk kami agar terus berupaya memperbaiki atau merevisi sistem/software ini agar menjadi lebih baik.

Komentar

  1. Joinslot4d Merupakan sebuah Blog Situs agen Judi slot online dan Togel online yang menyediakan situs judi online terpercaya kepada pemain untuk daftar judi togel terpercaya. Dengan pelayanan online 24 jam, tentu saja anda dapat bermain judi online kesayangan anda kapanpun dan dimana saja.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer

Kebutuhan Fungsional Dan Non Fungsional

Penjelasan Model-Model Proses Pengembangan Perangkat Lunak

Metode Prototype, Contoh Penggunaan dan Cara Menggunakannya

Metode Extreme Programming, Contoh Penggunaan dan Cara Menggunakannya

Pengujian Perangkat Lunak

Metode RAD, Contoh Penggunaan dan Cara Menggunakannya

Desain Perangkat Lunak

Metode Waterfall, Contoh Penggunaan dan Cara Mengunakannya

Jenis-jenis Perangkat Lunak Atau Software

Elisitasi Kebutuhan